Minggu, 19 Mei 2013 - 22:16:53 WIB
Reklamasi Merubah Marina Bay
Diposting oleh : Administrator
Kategori: - Dibaca: 263759 kali

Bangunan berbentuk perahu panjang  dengan disangga tiga tower itu dikelilingi oleh  beberapa bangunan unik dengan hamparan air mendominasi pemandangan.  Beberapa  bangunan  dengan nuansa arsitektur “aneh” yang berada tak jauh dari gedung yang  juga merupakan Marina Bay Hotel itu juga memikat perhatian.  Lihat saja   Science Museum  yang  bangunannya mirip bunga teratai yang terpotong, juga  ada  jembatan berbentuk lingkaran-lingkaran teratur yang digunakan  pejalan kaki untuk menyeberangi Teluk Marina atau  Esplanade :  Theatre on The Bay, gedung teater  yang berbentuk buah durian. 

 

Garden by The Bay  taman luas  yang  sengaja dibangun menunjukan betapa pesona kawasan ini semakin terlihat sebagai satu wilayah yang tertata dengan kualitas lingkungan baik jauh dari sekedar kondisi memadai.     Taman  yang menghadap Teluk Marina ini terdiri dari   Bay South, Bay East, dan Bay Central.  Taman ini tidak hanya untuk ruang ter buka hijau, sekaligus untuk memberi pengetahuan dan rekreasi  bagi para wisatawan  yang berkunjung  ke sana.  

Beragam jenis tananam  ada di taman ini dari hortikultura hingga tanaman kaktus dari Timur Tengah. Di tempat ini tanaman dikelompokan menurut jenis atau kekhasan tanaman dari negara-negara tertentu.  Seperti Orchid Garden, Flowers Garden,  Mediteranian Garden, Japanese Garden dan lain-lain.    Luar biasa adalah sampah-sampah pepohonan disini digunakan untuk  pembuatan pupuk  dan  mendinginkan dua kubah raksasa  yang menaungi  taman ini.  Tak hanya itu masih terdapat pula taman vertikal  yang terdiri dari 16  lantai yang sekaligus digunakan untuk mengumpulkan air hujan, saluran ventalitasi, sekaligus sebagai penghasil tenaga surya.

Konsep yang mengagumkan, dari sebuah pengembangan kawasan melalui program reklamasi dimana hasilnya tak hanya bermanfaat bagi pengembangan ekonomi saja tetapi  juga perbaikan kualitas lingkungan.   Kondisi lingkungan Singapura jauh  lebih baik dibandingkan sebelum adanya kawasan ini. Daerah ini yang dulunya merupakan tanah liat  yang sulit ditanami tumbuhan berhasil disulap pemerintah Singapura  menjadi tanah yang subur  dan bermanfaat bagai pengembangan pengetahuan . 

 

Perubahan Marina Bay ini merupakan sejarah panjang dari pengembangan Singapura  yang dirintis oleh Lee Kuan Yu, pendiri sekaligus  perdana menteri pertama negara kota yang berada diseberang Pulau Batam itu.  Lahan yang sempit dan pertumbuhan jumlah penduduk  menjadi alasan yang memasak Singapura untuk menata kembali lahannya.  Karena  itu pada  awal deekade 1970’an Lee mencanangkan  program reklamasi.  Dimana program visioner  ini dicanangkan untuk jangka waktu yang panjang hingga  tahun 2030.

 




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)