Minggu, 19 Mei 2013 - 22:10:40 WIB
Aspek Mitigasi Dalam Reklamasi
Diposting oleh : Administrator
Kategori: - Dibaca: 1061009 kali

Beberapa negara di dunia seperti Cina, Rusia, Jepang  dan beberapa negara di Timur Tengah melakukan pengembangan  dengan mereklamasi sebagian pantainya.  Hasilnya memang cukup baik, kawasan yang dibangun menjadi lebih mudah menatanya, seperti akses jalan,informasi, sistem  drainasi, listrik, dan keamanan.

Bahkan untuk aspek lingkungan hidup kawasan baru ini juga jauh lebih baik, karena ditata sejak awal. Seperti penghijauan, pengelohan limbah,  pengelolaan air bersih, bahkan sistem  penanggulangan banjir yang dibuatpun ramah lingkungan -dengan mempergunakan waduk dan pompa air-.    

Harus diperhatikan justru perlunya menata wilayah yang lebih  bersahabat dengan bencana.  Sebagai kawasan baru, tentu mempunyai kesempatan untuk menata daerah tersebut  menjadi lebih siap  mengahadapi bencana.  Merencanakan semua pembangunan di tempat itu  dengan mempertimbangkan aspek mitigasi dan kesiapsiagaan.

Untuk pantai utara Jakarta ada beberapa tindakan mitigasi yang perlu diperhatikan. Untuk bencana alam adalah tsunami, gempa dan banjir.  Untuk menghadapi tsunami disamping perlu ada sistem peringatan dini, juga diperlukan  pembuatan bukit-bukit yang berguna untuk menyelamatkan diri.  Sehingga sewaktu-waktu ada peringatan bahaya tsunami   warga bisa langsung berlari ke arah bukit tersebut.

Agar sehari-hari bisa digunakan, bukit-bukit itu bisa dijadaikan taman bermain atau tempat kegiatan olahraga. Mempermudah warga untuk menyelamatkan diri perlu pula dibuat rambu-rambu yang menunjukan daerah rawan tsunami dan  rambu ke mana mereka harus menyelamatkan jika gelombang air itu datang.

Untuk penyelamatan diri dari bahaya gempa, sejak awal yang perlu diperhatikan adalah  persyaratan rumah tahan gempa yang harus diikutin oleh warga setempat. Akses jalan untuk menyelamatkan diri juga perlu menjadi pertimbangan, tentu saja dalam  satu lokasi tertentu  harus disediakan lapangan luas untuk menghindari diri dari runtuhnya bangunan.

Sedangkan untuk sistem pengendalian sebaiknya memang menerapkan sistem polder, karena  daerah reklamasi sangat dekat dengan pantai, baiasanya posisinya berada  dibawah daerah lain yang berada  makin ke daratan.  Karena itu kawasan ini harus bisa menahan serbuan air dari daerah lain dan air hujan yang turun di lingkunagn mereka.

Untuk kerawanan perkotaan, kemungkinan yang paling kelihatan adalah bahaya kebakaran. Untuk itu perlu diperhatikan jalur-jalur mobil kebakaran yang memungkinkan untuk  menjangkau lokasi kebakaran tersebut. Pengalaman menunjukan  bahwa seringkali kebakaran berdampak besar karena akses jalan untuk melakukan pemadaman sangat minim.

Secara sederhana inilah aspek-aspek mitigasi yang perlu dipertimbangkan dalam melaksanakan reklamasi. Tentunya, masih perlu  analaisa yang lebih cermat lagi untuk  mengetahui apa potensi bencana yang mungkin terjadi dan bagaimana usaha-usaha pengurangan risiko bencana yang harus dilakukan.                    

      




    0 Komentar :


    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)